Archive for February, 2008

sama-sama aneh

Wednesday, February 27th, 2008

Attachmentjpg1
Suatu hari ada dua orang kaya lagi duduk di cafe, sambil ngegosipin
sopirnya. Orang kaya I : " Heyy, elo tau nggak, sopir gue ini blo’onnya
setengah mampus ! Elo nggak percaya ? nih liat."
Terus dia panggil sopirnya si Ah Beng " Ah Beng, ini 10 dollars, pergi
ke toko mobil, dan beliin gue Mercedez." Ah Beng pun menjawab dengan
sopan,
" Yes Sir !! Righ A way !!" Terus langsung cabut ke toko mobil. Orang kaya I itu terus bilang ke temannya,
" Liatkan ? Apa gue bilang….dia bener-bener blo’on.."
Orang kaya II : " Haha….itu sich belon apa-apa, elo mau liat apa yang
namanya stupid ? Nih gue tunjukin apa yang namanya Stupid." Terus orang
kaya II manggil sopirnya Si Ali. " Ali, pergi ke rumah gue, pulang,
liatin
apa gue ada di rumah atau nggak ?" Ali: " Yes Sir !! Right A Way !!" dan dia langsung cabut ke rumah tuannya.
Orang kaya II terus bilang ke temannya tadi, " Liat kan apa gue bilang
? dia nggak punya otak buat mikir, bahwa gue kan nggak mungkin bisa
berada di
2 tempat sekaligus. Nggak berapa lama, kedua sopir itu ketemu di jalan,
Ah Beng : " Ehh you know, my boss is very stupid laaaahhh. Dia kasih
gue 10 dollars dan nyuruh gue beli mercedez di toko mobil, mana mungkin
?? Elo kan tahu sekarang kan hari minggu laaahh.Semua toko yach
tutup!!"
Ali : " Elo kira boss elo stupid ha ? boss gue lebih stupid lagi !!
Masa dia nyuruh gue balik ngeliatin, apakah dia ada di
rumah…..Padahal dia kan bisa ngecek sendiri pake handphonenya ke
rumah !!"

Satu Detik

Tuesday, February 26th, 2008

Kpsml054_1
Samp
ai dengan hari ini, semakin merasa bersyukur karena bisa mengenal banyak karakter. banyak hal yang memang harus dikaji lagi dari setiap karakter itu. Tapi satu hal yang memang harus disadari adalah keberanian mengambil keputusan. kita tidak
akan pernah tau apa yang akan terjadi pada diri kita setelah satu detik kemudian. Tapi keberanian mengambil keputusanlah yang membuat kita bisa membuka mata tentang hal yang akan kita alami satu detik kemudian. Hidup layaknya kompetisi. Namun,Kebanyakan individu tidak meniginkan sebuah kompetisi terjadi dalam kehidupan. Idealnya, ingin hidup tenang, datar, tanpa gelombang apapun.  kenapa? karena kebanyakan dari kita sangat tidak siap untuk "kalah". Kalah dan menang dalam kompetisi adalah hal yang mungkin saja terjadi dalam satu detik kemudian setelah kita mengambil keputusan. Kita tidak bisa meninggalkan kompetisi, karena kita masih menghembuskan nafas. Sementara hidup itu sendiri adalah kompetisi. So..jangan hanya membiarkan diri kita menjadi penonton dalam sebuah kompetisi. Karena itu artinya kita tidak layak atas "kalah" ataupun "menang".  Segera ambil keputusan untuk  menjadi bagian dari kompetisi tersebut.  Maka kita akan dapatkan kelayakan atas "kalah" ataupun "menang".

Setiap orang yang memiliki keberanian untuk mengambil keputusan adalah pemenang. Paling tidak, kita adalah pemenag atas diri kita sendiri. Dan begitupun sebaliknya. So, jangan takut menukarkan masa sekarang kita, dengan berkompetisi. Sehingga dengan izin Allah kitalah pemenang yang sebenar-benarnya.

Salam kenal untuk semuanya, semoga kita bahagia selalu. Ami…………..N!!